Permasalahan deskriptif Permasalahan deskriptif adalah suatu permasalahan yang berhubungan dengan variabel mandiri, baik hanya pada 1 variabel atau lebih (variabel yang berdiri sendiri). Jadi dalam penelitian ini peneliti tidak membuat perbandingan variabel itu pada sampel yang lain, dan mencari hubungan variabel itu dengan variabel yang lain. Penelitian semacam ini untuk selanjutnya dinamakan penelitian deskriptif.
Contoh Seberapa tinggi minat baca dan lama belajar rata-rata per hari murid-murid sekolah di kota kupang? Dalam peneltian ini peneliti hanya berfokus untuk mendapatkan data lama belajar rata rata peri hari murid sekolah di kota Kupang, tanpa membandingkan data lama belajar rata rata peri hari murid sekolah dikota lainya dan tanpa menelti tentang alasan atau faktor tinggi rendahnya lama belajar rata rata peri hari murid sekolah
Permasalahan Komparatif Permasalahan Komparatif merupakan rumusan masalah penelitian yang membandingkan keberadaan 1 variabel atau lebih pada 2 atau lebih sampel yang berbeda, atau pada waktu yang berbeda. Contoh perumusan masalahnya adalah sebagai berikut. 1) Adakah perbedaan prestasi belajar antara murid dari sekolah negeri dan swasta? (variabel penelitian adalah prestasi belajar pada dua sampel yaitu sekolah negeri dan swasta) 2) Adakah perbedaan disiplin kerja guru antara sekolah di Kota dan di Desa? (satu variabel dua sampel) 3) Adakah perbedaan, motivasi belajar dan hasil belajar antara murid yang berasal dari keluarga Guru, Pegawai Swasta dan Pedagang? (dua variabel tiga sampel) 4) Adakah perbedaan produktivitas karya ilmiah antara Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (satu variabel dua sampel) 5) Adakah perbedaan kompetensi profesional guru dan kepala sekolah antara SD, SMP, dan SLTA. (satu variabel untuk dua kelompok, pada tiga sampel) 6) Adakah perbedaan daya tahan berdiri pelayan toko yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Menengah Atas.
Permasalahan Asosiatif Permasalahan Asosiatif merupakan rumusan masalah penelitian sifatnya menanyakan hubungan antara 2 variabel atau lebih. Terdapat tiga bentuk hubungan yaitu: hubungan simetris, hubungan kausal, dan interaktif/resiprocal/timbal balik. Hubungan timbal balik atau interaktif adalah hubungan yang saling mempengaruhi. Disini tidak diketahui mana variabel dependen dan variabel independen.. Contoh Rumusan Masalah Asosiatif - Hubungan timbal balik atau interaktif • Hubungan antara motivasi dengan prestasi. Disini dapat dinyatakan motivasi mempengaruhi prestasi dan juga prestasi mempengaruhi motivasi.
Jika hipotesis yang di gunakan tidak sesuai dengan apa yang di gambarkan dalam kerangka berfikir ,apakah saya harus turun ke lapangan untuk mengulang uji teks hipotesis atau tidak ?
hipotesis harus memiliki keterkaitan dengan kerangka pikir terlebih rumusan masalah. ketika penelitian kita harus menemukan terlebih dahulu masalah yang kemudian kita rumuskan dalam rumusan masalah. dari rumusan masalah ini kita mulai mencari jawaban sementara *( hipotesis) berdasarkan konsep konsep yang sudah ada sebelumnya.
hipotesis atau jawaban sementara kita dapat diterima dan ditolak hasil yang menerima atau menolak hipotesis ini dijadikan kesimpulan apakah hipotesis kita ditolak atau diterima
pada dasarnya penelitian selalu di awali dengan hipotesis atau suatu fenomena tujuan akhir suatu riset pada akhirnya menjawab Apakah hipotesis tersebut benar atau salah jika benar di jelaskan dan jika salah coba di jelaskan .
tidak semua penelitian memerlukan hipotesis diterima atau ditolaknya hipotesis ini tergantung pada data yang dikita peroleh dari lapangan yang telah kita olah sehingga bisa mendapatkan sebuah kesimpulan
kesimpulan dari suatu hipotesis itu adalah diterima atau ditolak
Jika hipotesis yg di gunakan tidak sesuai dengan apa yg di gambarkan dalam kerangka berfikir, maka dari itu saya tanyakn bhwa apakah setiap yg namanya penelitian itu harus memerlukan hipotesis?
Nama : Maskur Hud Nim. : 1700260017 Prodi. : pgmi/VII Pertanyaan : Jika hipotesis yg di gunakan tidak sesuai dengan apa yg di gambarkan dalam kerangka berfikir, maka dari itu saya tanyakn bhwa apakah setiap yg namanya penelitian itu harus memerlukan hipotesis?
tidak semua penelitian mengharuskan adanya hipotesis hipotesis diperoleh dari kajian atau studi literatur yang kita gunakan sebagai kesimpulan sementara yang akan kita uji apakah sesuai dengan konsep - konsep yang sudah ada atau berlainan dengan konsep yang sudah ada sebelumnya.
Nama: Adi Sri Malinda Rustam
BalasHapusNim: 170260001
Prodi: PGMI
Smstr: VI (Tujuh)
Nama: Ita Abdul Fatah
BalasHapusNim : 1700260013
Pertanyaan sy. Coba ibu jelaskan 3 macam2 permasalahan dlm penelitian ibu🙏🙏
Permasalahan deskriptif
HapusPermasalahan deskriptif adalah suatu permasalahan yang berhubungan dengan variabel mandiri, baik hanya pada 1 variabel atau lebih (variabel yang berdiri sendiri). Jadi dalam penelitian ini peneliti tidak membuat perbandingan variabel itu pada sampel yang lain, dan mencari hubungan variabel itu dengan variabel yang lain. Penelitian semacam ini untuk selanjutnya dinamakan penelitian deskriptif.
Contoh
Seberapa tinggi minat baca dan lama belajar rata-rata per hari murid-murid sekolah di kota kupang?
Dalam peneltian ini peneliti hanya berfokus untuk mendapatkan data lama belajar rata rata peri hari murid sekolah di kota Kupang, tanpa membandingkan data lama belajar rata rata peri hari murid sekolah dikota lainya dan tanpa menelti tentang alasan atau faktor tinggi rendahnya lama belajar rata rata peri hari murid sekolah
Permasalahan Komparatif
Permasalahan Komparatif merupakan rumusan masalah penelitian yang membandingkan keberadaan 1 variabel atau lebih pada 2 atau lebih sampel yang berbeda, atau pada waktu yang berbeda. Contoh perumusan masalahnya adalah sebagai berikut.
1) Adakah perbedaan prestasi belajar antara murid dari sekolah negeri dan swasta? (variabel penelitian adalah prestasi belajar pada dua sampel yaitu sekolah negeri dan swasta)
2) Adakah perbedaan disiplin kerja guru antara sekolah di Kota dan di Desa? (satu variabel dua sampel)
3) Adakah perbedaan, motivasi belajar dan hasil belajar antara murid yang berasal dari keluarga Guru, Pegawai Swasta dan Pedagang? (dua variabel tiga sampel)
4) Adakah perbedaan produktivitas karya ilmiah antara Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (satu variabel dua sampel)
5) Adakah perbedaan kompetensi profesional guru dan kepala sekolah antara SD, SMP, dan SLTA. (satu variabel untuk dua kelompok, pada tiga sampel)
6) Adakah perbedaan daya tahan berdiri pelayan toko yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Menengah Atas.
Permasalahan Asosiatif
Permasalahan Asosiatif merupakan rumusan masalah penelitian sifatnya menanyakan hubungan antara 2 variabel atau lebih. Terdapat tiga bentuk hubungan yaitu: hubungan simetris, hubungan kausal, dan interaktif/resiprocal/timbal balik.
Hubungan timbal balik atau interaktif adalah hubungan yang saling mempengaruhi. Disini tidak diketahui mana variabel dependen dan variabel independen..
Contoh Rumusan Masalah Asosiatif - Hubungan timbal balik atau interaktif
• Hubungan antara motivasi dengan prestasi. Disini dapat dinyatakan motivasi mempengaruhi prestasi dan juga prestasi mempengaruhi motivasi.
Nama :Abbdul Fatah Ridwan
BalasHapusProdi : PGMI
Semester : lV
Nama: dina sartika
BalasHapusNIM:1700260007
Prodi:PGMI
Semester:VI (Tujuh)
USWATUN HASNAH
BalasHapusNIM:1700260024
PRODI: PGMI
SMSTR: VII(TUJUH)
Nama: Al abbas abdurahman
BalasHapusNim : 1700260002
Prodi :PGMI
Semester : VII
USWATUN HASNAH
BalasHapusNIM:1700260024
PRODI: PGMI
SMSTR: VII(TUJUH)
USWATUN HASNAH
BalasHapusNIM:1700260024
PRODI: PGMI
SMSTR: VII(TUJUH)
Nama : Haris Jumadin
BalasHapusNim : 1700260010
Prodi/semester :PGMI/VII
Maskur hud
BalasHapusPgmi/ VII
Nama:Mufasir Mukin
BalasHapusNIM:1700260018
Prodi:PGMI
Semsester:VI (tujuh)
Nama:Sinta arni nurianti
BalasHapusNIM:1700200022
PRODI:PGMI
Semester:VI (tujuh)
Nama nur afni mahyudin
BalasHapusNim : 1700260019
Prodi : pgmi
Smester : 7
Velin larasati hadir bu✋🏻
BalasHapusNim: 1700260025
Prodi: PGMI
semester: 7
Nama:Amrullah A.Beleng
BalasHapusNim:1700260003
Nama : Nur Aini Maya
BalasHapusProdi : PGMI
Smstr : VII
Nama : Noviyanti Ahmad
BalasHapusNim :1700260021
Prodi : PGMI
Nama : fajriah s dopong
BalasHapusNim : 1700260008
Prodi : PGMI
nama : yusuf mahmud
BalasHapusnim : 1700260026
prodi: pgmi
Nama : Hartini kadim
BalasHapusNim: 1700260011
Prodi: PGI VII
Nama: SUCHI RAHMATULLAH
BalasHapusPRODI :PGMI
Nama: SUCHI RAHMATULLAH
BalasHapusPRODI :PGMI
Nama : Maspita Banfatin
BalasHapusNIM : 170026016
Prodi : PGMI
Jika hipotesis yang di gunakan tidak sesuai dengan apa yang di gambarkan dalam kerangka berfikir ,apakah saya harus turun ke lapangan untuk mengulang uji teks hipotesis atau tidak ?
BalasHapushipotesis harus memiliki keterkaitan dengan kerangka pikir terlebih rumusan masalah. ketika penelitian kita harus menemukan terlebih dahulu masalah yang kemudian kita rumuskan dalam rumusan masalah. dari rumusan masalah ini kita mulai mencari jawaban sementara *( hipotesis) berdasarkan konsep konsep yang sudah ada sebelumnya.
Hapushipotesis atau jawaban sementara kita dapat diterima dan ditolak
hasil yang menerima atau menolak hipotesis ini dijadikan kesimpulan apakah hipotesis kita ditolak atau diterima
pada dasarnya penelitian selalu di awali dengan hipotesis atau suatu fenomena tujuan akhir suatu riset pada akhirnya menjawab
BalasHapusApakah hipotesis tersebut benar atau salah jika benar di jelaskan dan jika salah coba di jelaskan .
tidak semua penelitian memerlukan hipotesis
Hapusditerima atau ditolaknya hipotesis ini tergantung pada data yang dikita peroleh dari lapangan yang telah kita olah sehingga bisa mendapatkan sebuah kesimpulan
kesimpulan dari suatu hipotesis itu adalah diterima atau ditolak
Jika hipotesis yg di gunakan tidak sesuai dengan apa yg di gambarkan dalam kerangka berfikir, maka dari itu saya tanyakn bhwa apakah setiap yg namanya penelitian itu harus memerlukan hipotesis?
BalasHapusNama : Maskur Hud
BalasHapusNim. : 1700260017
Prodi. : pgmi/VII
Pertanyaan : Jika hipotesis yg di gunakan tidak sesuai dengan apa yg di gambarkan dalam kerangka berfikir, maka dari itu saya tanyakn bhwa apakah setiap yg namanya penelitian itu harus memerlukan hipotesis?
tidak semua penelitian mengharuskan adanya hipotesis
Hapushipotesis diperoleh dari kajian atau studi literatur yang kita gunakan sebagai kesimpulan sementara yang akan kita uji apakah sesuai dengan konsep - konsep yang sudah ada atau berlainan dengan konsep yang sudah ada sebelumnya.
Nur afni mahyudin
BalasHapus